Bila tidak ada aral melintang, dalam hitungan beberapa bulan ke depan, Indonesia akan menentukan masa depannya dengan memilih siapa yang akan menduduki kursi nomor satu di negeri ini.
Dalam pernyataan di kantor KPU 12 Mei lalu, Presiden Megawati Soekarnoputri menyindir tindakan sejumlah menteri yang mengundurkan diri karena sibuk dengan pencalonan mereka dalam pemilihan presiden/ wapres. Megawati menyebut tindakan mereka itu sebagai 'politik bajing loncat'.
Siapa pun Presiden RI yang akan terpilih dalam pemilu presiden 2004, satu persoalan besar sudah menghadang di depan: pengangguran. Menurut data Badan Pusat Statistik, sejak 1997 sampai 2003, angka pengangguran terbuka di Indonesia terus menanjak, dari sekitar 4 juta menjadi lebih dari 10 juta jiwa yang didominasi oleh penganggur usia muda.
Kampanye Pemilihan Presiden 2004 belumlah berlangsung, yang dijadualkan di mulai awal Juni 2004, tetapi sejumlah bakal calon Presiden telah mensosialisasikan diri mereka melalui situs di internet.