RINDU KAPAU. Menyantap masakan Padang mungkin sudah biasa bagi setiap warga Jakarta. Di pelosok Jakarta mudah dijumpai Rumah Makan khas Padang, mulai dari yang harga terjangkau hingga yang di atas rerata. Bebas pilih. Tapi menikmati Nasi Kapau, satu hidangan khas Padang mungkin jarang dilakukan.
Mengenal pertama kali Nasi Kapau dulu zaman kuliah di tahun 90an. Maklum, sang pacar asli orang Minang. Beberapa kali menyantap hidangan ini di daerah Kramat yang sudah kesohor itu. Sejak tak bersama lagi, karena memang tak berjodoh, menyantap hidangan ini menjadi jarang sekali. Sungguh, kali ini saya benar-benar merindukannya. Eh, maksudnya, rindu menyantap nasi kapau.
Satu RM khas Padang yang sedang naik daun RM Nasi Kapau Sodagar. Terletak di Jl. Panglima Polim IX, Jakarta. Resto ini baru buka Desember 2019. Tak ada cabang. Dari namanya, jelas mengkhususkan Nasi Kapau. Sebelum wabah Corona datang, saat jam kantor, resto ini selalu penuh. Saat ini hanya bisa take away saja.
aneka pilihan menu
sila dipilih menu yang ada
Apa itu Nasi Kapau? Apa bedanya dengan nasi Padang biasa? Kapau adalah nama nagari (desa) yang terletak di Kabupaten Agam. Kapau terdiri dari nasi putih beserta lauk pauknya. Ada yang membedakan, namanya Gulai Kapau. Bahan dasarnya kol, nangka, dan kacang panjang. Kuah gulainya berwarna kuning dan asam rasanya.
Menu nasi kapau dipajang di atas meja, letaknya lebih rendah dari si penjual. Kalau nasi padang etalasenya lebih tinggi. Andalan nasi kapau lainnya adalah Gulai Tambusu. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu. Tentu saja saya pesan ini juga. Lupakan dulu kolesterol.
Gulai Tambusu
Tak lupa juga saya pesan Dendeng Batakok.
Dendeng Batakok
Dua hidangan ini merupakan menu andalan RM Nasi Kapau Sodagar. Lupakan Corona, mari makan!
Alamat: RM Nasi Kapau Sodagar Jl. Panglima Polim IX No.1, RT.7/RW.6, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
Pagi buta sekali, kereta yang kami tumpangi, KA Sembrani, tiba di Stasiun Pasar Turi, Surabaya pukul 4 pagi. Setelah Shalat Subuh, kami mencoba mencari sarapan. Tapi, sarapan apa yang buka di pagi hari? Jam 5 pagi di Surabaya sudah terang benderang.
Satu urusan membuat saya harus kembali ke Jombang. Jombang, merupakan kota kelahiran ayahdanda. Saat waktu makan siang, kami mencoba satu masakan khas Jawa Timur, yaitu pecel. kami pun menyambangi Pecel Pincuk Bu Ama, yang terletak di Jalan Wahab Hasbullah 29, Sambong, Jombang. Warung ini persis di pinggir jalan raya
Satu kebiasaan dari keponakan saya ialah mencoba kuliner yang sedang hits atau viral di Jakarta. Nah, kami mencoba satu kuliner yang saat ini sedang viral di Jakarta. Nama warung makan inu sebenarnya: Warung Gaul Ibu Ros. Berbentuk warung tenda kaki lima. Biasa para pengunjung menyebutnya: Ayam Goreng Gohyong Malaya.